Sejarah robot industri part 2 | Robot Indonesia

Indsutri robot

robot arm

Robot industri paling awal yang ketahui, sesuai dengan definisi ISO selesaikan oleh “Bill” Griffith P. Taylor pada tahun 1937 dan terbit di Majalah Meccano, Maret 1938. Perangkat mirip derek ini buat hampir seluruhnya menggunakan suku cadang Meccano , dan tenaga asalnya oleh satu motor listrik. Lima sumbu gerakan memukinkan, termasuk rotasi ambil dan ambil . Otomatisasi mencapai dengan menggunakan pita kertas berlubang untuk memberi energi pada solenoida, yang akan memfasilitasi pergerakan tuas kontrol derek. Robotnya dapat menumpuk balok kayu dalam pola yang telah terprogram sebelumnya. Jumlah putaran motor yang perlu untuk setiap gerakan yang kendali inginkan. Pertama kali di plot pada kertas grafik. Informasi ini kemudian transfer ke pita kertas, yang juga bergerak oleh motor tunggal robot. Chris Shute membangun replika lengkap robot pada tahun 1997.

Robotika industri

berkembang cukup cepat di Eropa, dengan ABB Robotics dan KUKA Robotics membawa robot ke pasar pada tahun 1973. ABB Robotics (sebelumnya ASEA) memperkenalkan IRB 6. Salah satu robot yang di kendalikan mikroprosesor listrik pertama yang tersedia secara komersial di dunia. Dua robot IRB 6 pertama di jual ke Magnusson di Swedia untuk menggiling dan memoles tikungan pipa dan di pasang dalam produksi pada Januari 1974. Juga pada tahun 1973 KUKA Robotics membangun robot pertamanya, yang di kenal sebagai FAMULUS, juga salah satu dari robot artikulasi pertama yang memiliki enam sumbu yang di gerakkan secara elektromekanis.

Ketertarikan pada robotika meningkat pada akhir 1970-an dan banyak perusahaan AS memasuki bidang ini, termasuk perusahaan besar seperti General Electric, dan General Motors ( yang membentuk usaha patungan FANUC Robotics dengan FANUC LTD dari Jepang ). Perusahaan rintisan AS termasuk Automatix dan Adept Technology, Inc. Pada puncak ledakan mesin otomasi pada tahun 1984, Unimation di akuisisi oleh Westinghouse Electric Corporation seharga 107 juta dolar AS. Westinghouse menjual Unimation ke Stäubli Faverges SCA Prancispada tahun 1988, yang masih membuat mesin artikulasi untuk industri umum. Dana aplikasi cleanroom dan bahkan membeli di visi robot Bosch akhir tahun 2004.

Hanya beberapa perusahaan non-Jepang yang akhirnya berhasil bertahan di pasar ini, yang utama adalah; Adept Technology, Stäubli , perusahaan Swedia – Swiss ABB Asea Brown Boveri , perusahaan Jerman KUKA Robotics, dan perusahaan Italia Comau.

 

The end.

 

Baca artikel tentang robotik yang lainnya klik disini.

Jika anda ingin belajar lebih banyak tentang robotik, anda bisa kursus robotik di PT. Sari Teknologi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.