Sebuah Upaya Jepang Dalam Keamanan Dan Kesejahteraan Part-1.

Sebuah Upaya Jepang untuk Keamanan dan Kesejahteraan Manusia.

Saat ini kemajuan melalui inovasi dalam sains dan teknologi jepang sangat luar biasa, seperti peningkatan dramatis dalam daya komputasi. Hal ini berkontribusi pada peningkatan bisnis dan masyarakat. Pada saat yang sama, dunia menghadapi tantangan berskala global seperti menipisnya sumber daya alam, pemanasan global. Tumbuhnya kesenjangan ekonomi, dan terorisme. Kita hidup di zaman yang penuh ketidakpastian, dengan kompleksitas tumbuh di semua tingkatan.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memanfaatkan TIK semaksimal mungkin guna mendapatkan pengetahuan baru. Dan juga menciptakan nilai-nilai baru untuk membuat hubungan antara “manusia dan benda” dan antara “dunia nyata dan dunia maya”. Bahkan secara efektif dan efisien demi menyelesaikan masalah di masyarakat, kita dapat menciptakan hidup lebih baik untuk rakyat. Dan juga dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang sehat. Mengatasi tantangan ini dengan mendorong berbagai pemangku kepentingan di berbagai tingkatan untuk berbagi visi masa depan. Kemudian, yang sama akan sangat penting untuk mewujudkan masyarakat seperti itu melalui digitalisasi.

Pada tahun 2016, sebuah inisiatif yang di sebut “Masyarakat 5.0” atau “Society 5.0” diusulkan oleh Kabinet Jepang dalam Rencana Dasar Sains dan Teknologi ke-5, dengan visi untuk menciptakan “Masyarakat Super Cerdas” (MSC). MSC di posisikan sebagai tahap perkembangan kelima pada masyarakat manusia, setelah sebelumnya masyarakat pemburu/ pengumpul, agraria, industri, dan informasi.

mewakili masyarakat berkelanjutan yang terhubung oleh teknologi digital yang hadir secara rinci dengan berbagai kebutuhan masyarakat itu. MSC menyediakan barang atau layanan yang di perlukan untuk orang-orang yang membutuhkannya pada saat di butuhkan dan dalam jumlah yang di perlukan, sehingga memungkinkan warganya untuk hidup aktif dan nyaman melalui layanan berkualitas tinggi tanpa memandang usia, jenis kelamin, wilayah, bahasa, dan sebagainya.

Namun perlu di catat bahwa digitalisasi hanyalah sarana, dan bahwa kita manusia sebagai aktor utama tetap penting sehingga fokus yang kuat di pertahankan pada pembangunan masyarakat yang membuat kita bahagia dan memberi kita rasa nilai. Pemerintah Jepang mempresentasikan visinya tentang Society 5.0, bersama dengan pameran oleh perusahaan-perusahaan pendukung dari Jepang, di CeBIT 2017, festival bisnis Eropa untuk inovasi dan digitalisasi yang mencakup digitalisasi bisnis, pemerintah, dan masyarakat dari segala sudut.

Part2.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.