Robotic Process Automation (RPA) – Robot Indonesia

Robot | Robotik | Robot Indonesia | Kursus Robotik | Robotic process automation

 

Robotic Process Automation (RPA)

Robotic process automation (RPA), juga di kenal sebagai software robotics, menggunakan teknologi otomatisasi untuk meniru tugas back-office pekerja manusia, seperti mengekstrak data, mengisi formulir, memindahkan file, dan lain-lain. Ini menggabungkan API dan interaksi antarmuka pengguna (UI) untuk mengintegrasikan dan melakukan tugas berulang antara perusahaan dan aplikasi produktivitas. Dengan menyebarkan skrip yang meniru proses manusia, alat RPA menyelesaikan eksekusi otonom dari berbagai aktivitas dan transaksi di seluruh sistem perangkat lunak yang tidak terkait.

 

Robotic Process Automation Dan Otomatisasi Cerdas

Agar alat RPA di pasar tetap kompetitif, mereka perlu bergerak melampaui otomatisasi tugas dan memperluas penawaran mereka untuk menyertakan otomatisasi cerdas (AI). Jenis otomatisasi ini memperluas fungsionalitas RPA dengan menggabungkan sub-disiplin kecerdasan buatan, seperti pembelajaran mesin, pemrosesan bahasa alami, dan visi komputer.

Otomatisasi proses yang cerdas menuntut lebih dari sistem sederhana berbasis aturan RPA. Anda dapat menganggap RPA sebagai tugas “melakukan”, sementara AI dan ML masing-masing mencakup lebih banyak “berpikir” dan “belajar”. Ini melatih algoritme menggunakan data sehingga perangkat lunak dapat melakukan tugas dengan cara yang lebih cepat dan efisien.

 

Robotic Process Autonomation Dan Artificial Intelligence

Otomatisasi proses robotik sering di salahartikan sebagai kecerdasan buatan (AI), tetapi keduanya jelas berbeda. AI menggabungkan otomatisasi kognitif, machine learning (ML), natural language processing (NLP), penalaran, pembuatan hipotesis, dan analisis.

Perbedaan kritisnya adalah bahwa RPA digerakkan oleh proses, sedangkan AI digerakkan oleh data. Bot RPA hanya dapat mengikuti proses yang ditentukan oleh pengguna akhir, sementara bot AI menggunakan pembelajaran mesin untuk mengenali pola dalam data, khususnya data tidak terstruktur, dan belajar dari waktu ke waktu. Dengan kata lain, AI di maksudkan untuk mensimulasikan kecerdasan manusia, sedangkan RPA hanya untuk mereplikasi tugas yang diarahkan oleh manusia. Sementara penggunaan kecerdasan buatan dan alat RPA meminimalkan kebutuhan akan intervensi manusia, cara mereka mengotomatisasi proses berbeda.

Konon, RPA dan AI juga saling melengkapi dengan baik. AI dapat membantu RPA mengotomatiskan tugas lebih lengkap serta menangani kasus penggunaan yang lebih kompleks. RPA juga memungkinkan wawasan AI untuk ditindaklanjuti lebih cepat daripada menunggu implementasi manual.

 

Baca Juga : Dampak Perkembangan Robotik – Robot Indonesia

Kursus Robotik : Sari Teknologi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.