Robot Underwater

Penjelasan Robot Underwater

Teknologi robot underwater sangat penting untuk eksplorasi sumber daya laut dan manipulasi otonom, dan banyak terobosan telah dicapai dengan indikator utama (misalnya, kedalaman penyelaman dan jangkauan navigasi). Namun, karena lingkungan bawah laut yang rumit, teknologi penginderaan canggih tidak dapat menangani semua kebutuhan pengamatan bawah air.

Untuk meningkatkan kapasitas operasi otonom robot bawah air, ada kebutuhan mendesak untuk mengembangkan teknologi penginderaan bawah air. Oleh karena itu, dalam makalah ini, pertama-tama kami memperkenalkan pengembangan platform robot bawah air. Kami kemudian meninjau beberapa teknologi penginderaan utama seperti penginderaan akustik bawah air, penginderaan optik bawah air, penginderaan magnetik bawah air, dan penginderaan bionik bawah air.

Akhirnya, kami menunjukkan tantangan teknologi penginderaan bawah air dan arah masa depan dalam mengatasi tantangan ini. Misalnya, penginderaan bionik bawah air, pengembangan material bawah air baru, fusi informasi multisumber, dan pembangunan platform uji umum.

underwater

Fungsi Robot Underwater

Banyak negara telah melakukan penelitian jangka panjang tentang robot bawah air. Misalnya, militer AS merancang kendaraan bawah air otonom (AUV) “sirip biru”, yang dapat melakukan navigasi bawah air otonom dan deteksi objek serta memainkan peran penting dalam pencarian Malaysia Airlines MH370 yang hilang data pada tahun 2014.

Rusia merancang robot bawah air “Peace 1” dan “Peace 2”. Yang merupakan satu-satunya pasangan kapal selam berawak di dunia yang dapat melakukan eksplorasi bawah laut kolaboratif. Jerman mengembangkan AUV yang di sebut “Deep C”, yang merupakan kendaraan bawah laut sepanjang 4000 meter dan dapat bekerja 60 jam di laut dalam.

Prancis mengembangkan “VICTOR 6000”, yang merupakan robot bawah air yang dioperasikan dengan kabel yang dapat memperoleh gambar optik bawah air berkualitas tinggi. Inggris mengembangkan kapal selam “Autosub6000” yang sepenuhnya otomatis, yang memasang baterai dan sensor yang memungkinkan mereka untuk bernavigasi secara independen.

Jepang mengembangkan robot bawah air laut dalam, bernama ROV “Kaiko” yang dipasang dengan berbagai sensor bawah air dan telah menyelam 296 kali. China juga telah melakukan penelitian ekstensif tentang robot kapal selam. Misalnya, Institut Otomasi Shenyang (SIA) mengembangkan robot bawah air “Qianlong” dan “Haidou”, yang dilengkapi dengan sonar, kamera dan lampu serta telah melakukan berbagai macam tugas manipulasi pada kedalaman yang berbeda dari permukaan laut ke dasar laut.

Pusat Penelitian Ilmiah Kapal China, SIA dan lembaga lainnya mengembangkan kapal selam bawah air berawak Jiaolong dan Fendouzhe, yang telah digunakan untuk eksplorasi laut dalam. Selain itu, Universitas Teknik Harbin mengembangkan robot bawah air seperti “Hiu Oranye” dan “Hai Ling,” yang dapat. Melakukan eksplorasi lingkungan bawah air dengan memasang berbagai sensor bawah air. Institute of Automation, CAS China merancang robot bawah air “Bionic Dolphin” yang beroperasi di kedalaman hingga 800 meter.

 

Kursus Robotik

Jika kalian ingin belajar seputar robotika bisa kunjungi PT Sari Teknologi tempat kursus belajar dunia teknologi robotika hingga mahir merakit. Yang beralamat di Lt. 6 Gedung Universitas Gunadarma Jl. Raya Outer Ringroad Blok C7 No. 20, Komplek, Jl. Taman Palem Mutiara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730.

robotika

Di sini kalian bisa belajar dari mulai merakit robot sederhana dan robot yang akan di konteskan. Akan tetapi PT Sari Teknologi ini juga sudah sangat terkenal keberhasilan dalam menciptakan produk-produk robot yang bagus dan berguna. Misalkan dari robot mainan yang bisa di mainkan oleh anak-anak. Hingga robot yang bisa di pergunakan untuk bekerja, dan lain sebagainya.

Berikut link kursus robotik PT Sari Teknologi : https://sariteknologi.com/

Categories:

No Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.