Robot Ellie

Ellie Bantu Korban Perang

The University of Southern California’ s Institute for Creative Technologies merancang robot yang bisa melaksanakan pengobatan secara virtual bernama Ellie. Robot ini hendak menolong para pensiunan yang mempunyai trauma terpaut perang serta pengidap Post- Traumatic Stress Disorder( PTSD). Menariknya, Ellie bisa menangkap isyarat- isyarat nonverbal semacam gerakan wajah serta bahasa badan tanpa butuh berdialog.

Ellie ialah hasil dari suatu proyek bernama SimSensei. Di rancang buat memonitor ekspresi mikro, Ellie sanggup menjawab isyarat wajah dengan rasa simpati buat membangun ikatan dengan pengidap PTSD. Dengan dorongan webcam, Ellie apalagi dapat di akses dari jarak jauh tanpa kurangi keahlian pengobatan terbaiknya. Berupaya manusiawi, di dini tahap Ellie memperkenalkan dirinya bukan selaku seseorang terapis, melainkan dia hendak mengatakan,“ Saya merupakan seorang yang bahagia mencermati serta menekuni sedikit tentang dirimu.”

robot ellie

 

Hasil Uji Robot Ellie

Dari hasil uji-uji tentara Amerika yang wajib mengisi evaluasi kesehatan. Sebagian besar memilah memberi tahu indikasi kendala PTSD kepada Ellie daripada di kala mengisi formulir secara anonim. Trauma pasca perang memanglah bukan perihal yang gampang buat di kisahkan kepada orang lain, apalagi kepada anggota keluarga sendiri. Oleh sebab itu, sangat aman di kala dapat berdialog kepada suatu layar yang dapat mencermati serta merespons.

Albert Rizzo, salah satu project leader dari SimSensei menarangkan, Ellie dapat jadi platform yang pas buat mendiagnosa penderita secara virtual. “Dari sebagian uji yang sudah kami jalani pada korban trauma perang. Kami merumuskan mereka merasa lebih aman berdialog dengan fitur lunak tanpa intervensi manusia di dalam ruangan. Mereka merasa di hargai serta tidak di hakimi, semacam berdialog kepada diri sendiri, kemudian mereka menangis serta merasa lega sebab sudah memperoleh jawaban atas apa yang di rasakannya kala keluar dari ruangan,” ungkap Albert di kala di wawancarai oleh Vice.

Kala di luncurkan, Ellie sudah mengetes sebanyak 700 subjek yang sebagian besar ialah korban trauma perang. Rizzo berharap platform ini hendak terus tumbuh serta lekas di luncurkan secara luas buat menolong para terapis serta para pelakon yang bergerak di bidang kesehatan jiwa supaya bisa membagikan pelayanan dari jarak jauh. SimSensei pula di harapkan bisa berikan pertolongan untuk pengidap penyakit jiwa yang berjuang dalam kesunyian sebab stigma ataupun sedikitnya akses sebab minimnya sarana serta bayaran. “Ellie tidak hendak sanggup menuntaskan permasalahan seluruh orang, namun bisa jadi dia dapat paling tidak mengawali obrolan serta menyadarkan manusia. Tentang berartinya isu kesehatan mental supaya bisa menolong pekerjaan para terapis di masa depan nanti,” pungkas Albert Rizzo

 

Kursus Robotik

Jika kalian ingin belajar seputar robotika bisa kunjungi PT Sari Teknologi tempat kursus belajar dunia teknologi robotika hingga mahir merakit. Yang beralamat di Lt. 6 Gedung Universitas Gunadarma Jl. Raya Outer Ringroad Blok C7 No. 20, Komplek, Jl. Taman Palem Mutiara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730.

robotika

Di sini kalian bisa belajar dari mulai merakit robot sederhana dan robot yang akan di konteskan. Akan tetapi PT Sari Teknologi ini juga sudah sangat terkenal keberhasilan dalam menciptakan produk-produk robot yang bagus dan berguna. Misalkan dari robot mainan yang bisa di mainkan oleh anak-anak. Hingga robot yang bisa di pergunakan untuk bekerja, dan lain sebagainya.

Berikut link kursus robotik PT Sari Teknologi : https://sariteknologi.com/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *