Penggunaan UAV Untuk menangkap Penjahat di USA

Penggunaan UAV Untuk menangkap Penjahat di USA

Pada tahun 2005, sebuah pesawat tak berawak sayap tetap di gunakan oleh Kantor Sheriff Kabupaten Irwin di Georgia untuk membantu pencarian Tara Grinstead, seorang guru dan mantan ratu kecantikan. Spesialis drone Gene Robinson dari RPFlightSystems, Inc. mencitrakan area luas yang mungkin bisa menjadi petunjuk keberadaannya.

Grinstead tidak di temukan selama upaya itu, tetapi pada Februari 2017, salah satu mantan muridnya mengakui pembunuhannya dan memimpin penyelidik Biro Investigasi ke daerah sekitar 10 mil utara Ocilla, di mana kemungkinan sisa-sisa manusia di temukan. Penggunaan drone tetap ini kemungkinan merupakan contoh pertama penggunaan drone oleh polisi sipil di AS

Pada tahun 2011, Predator MQ-1 secara kontroversial di gunakan untuk membantu penangkapan di Grand Forks, North Dakota. Pertama kalinya sebuah UAV di gunakan oleh petugas penegak hukum di AS untuk melakukan penangkapan. Tersangka, peternak sapi Rodney Brossart, di tangkap oleh polisi Grand Forks setelah dia menolak untuk mengembalikan enam ekor sapi yang berkeliaran di propertinya, yang mengakibatkan baku tembak selama enam belas jam antara Grand Forks SWAT dan Brossart dan putra-putranya yang bersenjata.

Drone, yang digunakan dengan pinjaman dari Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS. Di gunakan untuk menemukan Brossart dan putra-putranya dan memberi tahu polisi bahwa aman untuk melakukan penangkapan. Brossart mengatakan kepada US News & World Reportbahwa dia merasa penggunaan drone itu ilegal, dengan pengacaranya menyatakan bahwa penggunaan drone dan penangkapannya selama penangkapan merupakan “taktik polisi seperti gerilya “, tetapi Hakim Distrik North Dakota Joel Medd mendukung penggunaan drone pada tahun 2012, menyatakan bahwa “tidak ada penggunaan kendaraan udara tak berawak yang tidak semestinya” dalam kasus tersebut.

Pesawat tak berawak Pada Februari 2013

Walikota Seattle Michael McGinn memerintahkan Departemen Kepolisian Seattle untuk membatalkan rencana penggunaan UAV setelah ada keberatan dari warga. Dua pesawat DraganflyerX6 telah di beli dengan hibah federal dan polisi telah di berikan persetujuan FAA meskipun mereka belum mulai menggunakannya.

Drone itu harus di kembalikan ke pabriknya. Departemen Kepolisian Seattle telah mengumumkan pada Oktober 2012 bahwa mereka sedang menyusun kebijakan dan mereka adalah salah satu pasukan polisi pertama di Amerika Serikat yang menerima persetujuan dari pemerintah federal untuk menggunakan UAV. Penentang program ini termasuk bagian Washington dari American Civil Liberties Union. ACLU juga memperhatikan privasi atas drone yang di peroleh Departemen Kepolisian Los Angeles .

Tempat Kursus Ilmu Robotic : Sari Teknologi

Baca artikel lainnya : Pelatihan Robotik

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.