Penggunaan Drone sebagai Media Jurnalisme

Jurnalisme drone India

Jurnalisme drone di perkenalkan di India pertama kali di IIMC pada tahun 2019 sebagai lokakarya tambahan dalam kurikulum kursus. Sejak itu sejumlah lokakarya semacam itu telah di lakukan di berbagai sekolah yang mengajarkan Komunikasi Massa. Lokakarya ini di pimpin oleh Pemimpin Skuadron Varsha Kukreti (purn.), Kapten Grup MJ Augustine Vinoth (purn.) Medali Vishist Sewa untuk mahasiswa jurnalistik bahasa Inggris dan Hindi. Pasangan ini telah menulis sebuah bab dalam buku berjudul Beat Reporting and Editing tentang Jurnlisme Drone. Mereka menyebutnya DoJo. Lokakarya mereka menjelaskan legalitas, pelatihan langsung dalam menerbangkan drone, mengajarkan cara menangkap rekaman dengan drone, dan mengubahnya menjadi gigitan media. Mereka juga menjelaskan bagaimana itu bisa menjadi alat yang efektif untuk Jurnalisme Investigasi. Workshop di IIMC India ini di selenggarakan oleh Dr. Surbhi Dahiya.

Afrika

Pada tahun 2018 africanDRONE secara resmi di dirikan sebagai organisasi nirlaba di Afrika Selatan. africanDRONE adalah organisasi pilot drone, jurnalis, penggemar, dan advokat yang berupaya mendorong penggunaan drone di media dan jurnalisme. Ini memiliki manual etika dan operasinya sendiri (diadaptasi dari Lab Jurnalime Drone Universitas Nebraska) dan menyediakan gudang informasi hukum tentang undang-undang drone di berbagai negara Afrika. africanDRONE telah bekerja dengan rumah media internasional besar di seluruh Afrika, Eropa dan Amerika Serikat.

Kanada

Pada tahun 2014 College of the North Atlantic menghasilkan kode etik jurnalisme drone.

Britania Raya

Pada tahun 2013, Institut JurnalismeReuters Universitas Oxford menerbitkan laporan tentang tantangan dan peluang drone dalam pengumpulan berita. Studio Inovasi Media University of Central Lancashire dan Civic Drone Center sedang menyelidiki metode pengumpulan data non-visual untuk penggunaan jurnalistik.

Amerika Serikat

Konsep jurnalisme drone pertama kali di eksplorasi pada tahun 2002 di The Poynter Institute for Media Studies oleh Larry Larsen yang melihat penggunaan etis dan praktis kendaraan udara tak berawak untuk pelaporan dan penelitian. Larsen mengajar wartawan dari seluruh dunia tentang kemampuan dan kemungkinan menggunakan kendaraan udara tak berawak untuk pelaporan investigasi dan pada musim panas 2003 membangun UAV pertama khusus untuk jurnalisme drone menggunakan platform quadcopter streaming video nirkabel yang direkam di lapangan menggunakan Archos AV300.

Pada tahun 2012 Matt Waite mendirikan Lab Jurnalisme Drone Universitas Nebraska-Lincoln untuk mengeksplorasi bagaimana drone dapat di gunakan untuk pelaporan. Lebih khusus lagi, lab ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi kajian etika, legalitas, dan kepraktisan penggunaan drone dalam jurnalisme. Situs web lab memainkan peran kunci dalam debat jurnalisme drone, karena menyediakan platform diskusi online, serta tautan ke dan analisis artikel penelitian dan berita. Pada tahun 2013 Waite menerima pemberitahuan penghentian dan penghentian dari Administrasi Penerbangan Federal .

Tempat Kursus Ilmu Robotic : Sari Teknologi

Baca artikel lainnya : Pelatihan Robotik

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.