Manfaat Robohelm tenaga kerja kesehatan | Robotika Indonesia

Manfaat Robohelm tenaga kerja kesehatan | Robotika Indonesia

 

Robotika Indonesia – Teknologi sudah berkembang sangat luas dan banyak manfaat yang bisa di rasakan oleh kita, perkembangan teknologi sudah berkembang di berbagai sektor mulai dari teknologi komunikasi, informasi, manufacturing dan masih banyak lagi, salah satunya dibidang kesehatan.

Pada bidang kesehatan banyak kemudahan yang dapat kita akses dengan mudah, misalnya dari ponsel kita bisa menggunakan aplikasi kesehatan untuk konsultasi. Mendapat resep obat, administrasi rumah sakit secara online, membuat surat perjanjian pertemuan dengan dokter, dan bahkan kita direkomendasikan oleh aplikasi dokter yang cocok untuk kebutuhan kita.

Sedangkan untuk tenaga kerja kesehatan mereka juga mendapat kemudahan untuk menjangkau dan membantu pasien yang mungkin jauh dari sarana dan prasarana kesehatan hanya dengan aplikasi. Dengan teknologi yang ada sekarang juga sudah banyak inovasi teknologi yang dapat membantu tenaga kerja kesehatan dalam menjalankan tugas. Seperti obat yang terus di kembangkan, peralatan yang lebih memadai, perangkat yang semakin canggih sampai dengan robot dengan kecerdasan buatan yang dapat mempermudah pekerjaan tenaga kerja kesehatan.

PT. Sari Teknologi menciptakan sebuah robot yang dapat membantu tenaga kerja covid19 dalam menjalankan tugas. Tentunya ini akan sangat membantu kita pada masa pandemi. Dan, inilah robot buatan Sari Teknologi.

 

gambar Robohelm

RoboHELM

Robot ini bernama Robohelm. Robot ini berfunsi untuk mencegah kolapsnya alveolus sehingga proses difusi oksigen dapat ditingkatkan, serta meminimalkan kontaminasi nosokomial. Yohanes Kurnia selaku pendiri dari PT. Sari teknologi menjelaskan Robohelm, ini adalah salah satu alat yang cukup efektif dan mudah untuk digunakan.  “RoboHelm adalah helm cpap yang merupakan modifikasi dari Tim RoboVent yang dapat di gunakan semua alat chip,” kata Beliau.

Keunggulan dari hasil penelitian perangkat ini adalah alat ini lebih nyaman di gunakan. Mengurangi resiko kontaminasi ke ruang perawatan dan tenaga medis. Kemudian mengurangi dampak lecet di kulit akibat tekanan, sehingga dapat di gunakan lebih lama. “Alat ini jauh lebih murah dan sangat-sangat bisa untuk memangkas biaya kesehatan khususnya penanganan COVID19. Jadi kalau ini di gunakan saya yakin kita akan dapat dengan cepat memulihkan keadaan,” ungkapnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.