Robot Nasa Yang Gagal Melakukan Tugasnya

Robot Yang Gagal Melakukan Tugasnya

 

 

(Joe Kosmo), ini terlihat sangat mirip dengan robot cerdas sehingga tidak adil untuk menyebutnya boneka.

Selama beberapa dekade itu mendekam di sebuah gudang di fasilitas penyimpanan Paul E.

Garber National Air and Space Museum di Suitland, Maryland, dan tidak ada yang juga tahu apa itu.

“Dulu duduk, tertutup debu dan kotor, di semacam kursi buatan sendiri, selama bertahun-

tahun,” kata kurator NASM Paul Ceruzzi. “Semua orang, setiap hari akan melewatinya dan juga

tertawa kecil karenanya. Dan itu seperti, ‘Apa yang kita lakukan dengan benda ini?’”

Misteri itu terpecahkan ketika Mike Slowik, seorang pengusaha di pinggiran kota Chicago,

menghubungi Ceruzzi. Pada awal 1960-an, almarhum ayah Slowik, Joe, seorang insinyur di

Institut Teknologi Illinois di Chicago, menciptakan boneka artikulasi untuk NASA, untuk

menguji pakaian antariksa astronot. “Sejak saat itu,” kenang Ceruzzi, “Saya berkata, wah, ini

sebenarnya cukup penting.”

Pada tahun-tahun awal program Apollo, NASA membutuhkan cara objektif untuk mengevaluasi

desain pakaian luar angkasa yang juga berbeda. Masalahnya adalah subjek manusia hanya bisa

memberikan kesan subjektif, kata Joe Kosmo, pensiunan insinyur jas NASA. “Saya bisa

mengenakan pakaian antariksa dan berkata, ‘Ya, agak sulit untuk bergerak…melenturkan siku

membutuhkan sedikit lebih banyak kekuatan daripada pakaian lain yang juga memiliki siku berbeda.’

Tapi saya tidak bisa memberi Anda nomor. Saya tidak bisa memberi tahu Anda kisaran gerakan

dan derajatnya.”

Joe Slowik

Ciptaan Joe Slowik adalah sosok bertenaga hidrolik dengan berat 230 pon, tingginya dapat

disesuaikan dari 5 kaki 6 inci hingga 6 kaki 2 inci. Di bawah kulit aluminiumnya, jaringan

tabung nilon mengedarkan minyak pada tekanan 1.000 pon per inci persegi. Tekanan fluida

yang tinggi menggerakkan penggerak hidrolik dummy untuk menggerakkan sambungan. Selama

pengujian di Pusat Pesawat Luar Angkasa Berawak NASA di Houston, boneka itu digantung di

langit-langit. Berdiri di konsol terdekat, operator dapat memutar kenop untuk membuat 36

sambungan dummy melakukan tindakan yang juga sangat nyata. Sensor mengukur gerakan

yang tepat dan jumlah gaya yang diberikan oleh setiap sendi.

“Itu sangat mengesankan pada gerakan yang bisa dibuat, gerakan yang sangat mirip manusia,”

kenang Kosmo. Dalam demonstrasi yang juga difilmkan, dapat dilihat di bawah atau

di YouTube

android melakukan angkat kaki dan angkat lengan, berlari di tempat, dan memutar pinggulnya

seperti Elvis Presley gerakan lambat. Bahkan bisa berjabat tangan. Tapi ada satu masalah yang

mengganggu: itu bocor. Salah satu tantangan teknis yang besar adalah bahwa katup hidraulik

yang cukup kecil untuk digunakan di dummy tidak dapat dibuat cukup kuat untuk menangani

tekanan fluida yang di perlukan untuk menggerakkan sambungan pakaian antariksa bertekanan.

Untuk menahan minyak yang bocor, Kosmo mendandani boneka itu dengan pakaian selam

scuba diver. Tapi masalahnya tidak pernah terpecahkan, dan boneka itu tidak pernah

melakukan tugasnya.

Kata Kosmo,

“Anda tidak bisa menempatkan boneka itu di dalam pakaian luar angkasa yang unik,” “Minyak yang bocor akan mencemari pakaian itu. Kami tidak ingin mengambil risiko

merusak jas.” (Satu pakaian antariksa berharga setara dengan $750.000 hari ini.) Kosmo

percaya bahwa solusi dapat di temukan. Tetapi di bawah tenggat waktu akhir dekade yang

menjulang untuk mengirim manusia ke bulan, ia menjelaskan, fokus NASA adalah, “bagaimana

Anda membuat pakaian luar angkasa yang lebih baik, bukan bagaimana Anda membuat robot

yang lebih baik.” Kosmo mengatakan NASA telah menghabiskan jumlah yang setara dengan

hampir $ 2 juta hari ini untuk proyek tersebut, dan “Anda harus menarik garis di suatu tempat.”

Suatu saat di tahun 1967 bos Kosmo mengatakan kepadanya, “Singkirkan itu.”

Tapi masih ada harapan untuk boneka Joe Slowik untuk mencapai potensi penuhnya. Pada

tahun 1968 ia telah menemukan rumah baru di Pangkalan Angkatan Udara Wright-Patterson

Ohio, di mana para peneliti di cabang bionik ingin menggunakannya untuk membuat android

sejati.

 

 

PT Sari Teknologi mempunyai mempunyai nilai A sekolah robotika yang juga membuat robot mulai dari

kecil hingga robot humanoid. Komplek Mutiara Halaman Palem Blok C7 Nomor. 20, Jalan. Raya Outer Ringroad, RT. 7/ RW. 14, Cengkareng Timur, Cengkareng, RT. 7/ RW. 14, Cengkareng Regu., Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Wilayah Spesial Ibukota Jakarta 11730.

Nomor Tlp:

( 021) 29428935

Kunjungi Kami: https://sariteknologi.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.