Indonesia mendapatkan peringkat ke-22 di dunia part-2.

Duolingo English Test (DET): Tes bahasa Inggris berbasis AI mendisrupsi industri konvensional.

DET dapat di lakukan secara online kapan saja dan di mana saja. Hanya butuh 1 jam, dan hasilnya akan tersedia dalam dua hari. DET sekarang dapat d iterima di hampir 4000 institusi di seluruh dunia. Contohnya seperti Universitas Columbia, Universitas Yale, Universitas Warwick, Imperial College, Universitas Toronto, Universitas Duke, John Hopkins, UCLA, UCL, dan lainnya.

Selanjutnya, poin yang paling penting adalah DET di kembangkan dengan mempertimbangkan kemudahan akses bagi pelajar. Dan juga hanya bertarif US$49 atau sekitar Rp686.000 sehingga menjadi lebih terjangkau bagi pelajar.

Doni Gusrizaldi Chandra, kandidat pascasarjana di Universitas Warwick dengan beasiswa LPDP mengatakan, Duolingo English Test (DET) telah membantunya dalam mencapai tujuan pendidikan.

Head of Duolingo English Test and Regional Business Lead of Asia, Carrie Wang mengatakan, kehadiran DET merupakan bagian dari misi Duolingo dalam mengembangkan pendidikan terbaik di dunia dan membuatnya tersedia secara universal. “Akses pada tes bahasa Inggris yang terjangkau dan nyaman telah menimbulkan banyak tekanan bagi pelajar maupun mahasiswa di Asia seringkali, ami mendengar mereka harus bepergian ke kota lain atau bahkan negara lain untuk mengikuti ujian. Kami ingin menawarkan pengalaman yang secara signifikan dapat lebih memahami kebutuhan mereka,” kata Carrie.

Duolingo.

Luis von Ahn, CEO dan salah satu pendiri Duolingo, lahir di Guatemala, negara Amerika Latin mengaku, untuk mendaftar ke universitas AS, ia biasa mengambil penerbangan ke negara lain untuk mengikuti tes bahasa Inggris. Ia tahu betul pentingnya keterampilan bahasa dan permasalahan yang di hadapi dari tes tradisional

Duolingo dibangun pada 2011. Perusahaan ini terkenal dengan aplikasi bahasa paling populer di dunia yang juga bernama Duolingo. Aplikasi ini dapat di gunakan secara gratis dan menawarkan 41 bahasa seperti Spanyol, Prancis, Jerman dan Jepang hingga Navajo dan Yiddish. Semua pelajaran dihadirkan dengan menerapkan metode gamifikasi untuk membantu pelajar dalam memahami pengetahuan dengan waktu yang terbatas.

Menurut Duolingo, Indonesia telah menjadi salah satu pasar di Asia dengan pertumbuhan pengguna baru tercepat sebesar 40% YoY. Saat ini, bahasa yang paling populer di kalangan pelajar Indonesia adalah: Inggris, Jepang, dan Korea.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.