Garis Waktu Artificial Part-4.

AI simbolis bagi Lokakarya Dartmouth 1956–1974.

Simbiosis bagi kebanyakan orang, tahun-tahun bagi Lokakarya Dartmouth benar-benar “mencengangkan”: komputer memecahkan masalah kata aljabar, membuktikan teorema geometri, dan belajar berbicara bahasa Inggris. Pada akhir 1960-an, hanya sedikit yang mengira bahwa perilaku “cerdas” seperti itu oleh mesin dapat dibayangkan. Secara pribadi dan cetak, para akademisi menyatakan optimisme besar bahwa mesin yang sepenuhnya cerdas akan di kembangkan dalam waktu kurang dari 20 tahun. Bidang baru menarik dana yang signifikan dari lembaga pemerintah seperti DARPA.

Penjelasan pada Marvin Minsky dan John McCarthy Pada tahun 1956.

Pada tahun 1956, Konferensi Lokakarya Dartmouth di selenggarakan bagiMarvin Minsky dan John McCarthy. Dan juga dua ilmuwan senior IBM: Claude Shannon dan Nathan Rochester. “Sebuah mesin dapat di bangun untuk menduplikasi aspek kecerdasan manusia,” demikian bunyi proposal tersebut. Para peserta termasuk Ray Solomonoff, Oliver Selfridge, Trenchard More, Arthur Samuel, Allen Newell, dan Herbert A. Simon—semuanya akan terus membuat proyek AI yang signifikan selama dekade awal studi. Pada konferensi tersebut, Newell dan Simon memperkenalkan “Teori Logika” sementara McCarthy mendesak para peserta untuk menerima “Kecerdasan Buatan” sebagai nama bidang mereka. Konferensi Dartmouth 1956 adalah acara yang memberi AI nama, tujuan, dan kesuksesan pertamanya, serta pemain kuncinya dan momen yang menentukan.

Musim dingin AI pertama 1974–1980

Pada 1970-an, AI menghadapi kritik dan kemunduran finansial. Kesulitan yang di hadapi peneliti AI tidak mereka sadari. Harapan besar mereka telah di naikkan jauh melampaui apa yang masuk akal, dan ketika manfaat yang di janjikan gagal muncul, dana pemerintah untuk AI lenyap. Pada saat yang sama, selama sepuluh tahun setelah kritik keras Marvin Minsky terhadap perceptron, bidang koneksionisme (atau jaringan saraf) terbengkalai. Terlepas dari pandangan negatif publik tentang AI pada akhir 1970-an, ide-ide baru di eksplorasi dalam pemrograman logika, penalaran akal sehat, dan berbagai bidang lainnya.

Boom 1980–1987

Sejak awal AI, pengetahuan menjadi perhatian utama. Sistem pakar, suatu bentuk program AI, diadopsi oleh bisnis di seluruh dunia pada 1980-an dan pengetahuan menjadi fokus penelitian AI arus utama. Pada 1990-an, pemerintah Jepang banyak berinvestasi dalam AI dengan inisiatif komputer generasi kelimanya. Kebangkitan koneksionisme dalam karya-karya John Hopfield dan David Rumelhart pada awal 1980-an merupakan momen menggembirakan lainnya. Sekali lagi, AI berhasil.

Part5.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.