Experimental Satellite (SPHERES)

Experimental Satelite SPHERES

adalah serangkaian satelite mini yang di kembangkan oleh Laboratorium Sistem Luar Angkasa MIT untuk NASA dan Militer AS, untuk di gunakan sebagai test untuk pengembangan metrologi , penerbangan formasi, rendezvous, docking, dan algoritma otonomi yang penting untuk misi luar angkasa masa depan yang menggunakan arsitektur pesawat ruang angkasa terdistribusi, seperti Terrestrial Planet Finder dan Orbital Express .

Setiap satelit SPHERES adalah polihedron bersisi 18 , dengan massa sekitar 4,1 kg dan diameter sekitar 21 cm. Mereka dapat di gunakan di Stasiun Luar Angkasa Internasional serta di laboratorium berbasis darat, tetapi tidak di ruang . Unit mandiri bertenaga baterai dapat beroperasi secara semi-otonom. Menggunakan pendorong gas dingin berbasis CO2 untuk gerakan dan serangkaian suar ultrasonik untuk orientasi. Satelit dapat berkomunikasi satu sama lain dan dengan stasiun kontrol secara nirkabel. Fitur built-in dari satelit dapat di perpanjang menggunakan port ekspansi.

Dari tahun 2006, tiga unit SPHERES di gunakan di Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk berbagai eksperimen. Program Ilmuwan Tamu SPHERES memungkinkan para ilmuwan untuk melakukan eksperimen sains baru menggunakan unit SPHERES, dan Program Zero Robotika memungkinkan siswa untuk berpartisipasi dalam kompetisi tahunan yang melibatkan pengembangan perangkat lunak untuk mengontrol unit SPHERES.

Perkembangan

Siswa MIT menguji satelit SPHERES di atas pesawat gravitasi rendah NASA.

Pengembangan awal SPHERES di mulai pada tahun 1999, oleh tim mahasiswa di Massachusetts Institute of Technology. Sebagai bagian dari program teknik kedirgantaraan . Konsep satelit di kandung ketika karena Profesor David Miller menantang para siswa untuk mengembangkan perangkat yang mirip dengan pelatihan tempur jarak jauh yang terlihat di film 1977 Star Wars Episode IV: A New Hope dan baru-baru ini di Star Wars: Episode II – Attack of the Klon . Beberapa prototipe di kembangkan selama program, dan di uji di laboratorium darat serta dalam penerbangan parabola menggunakan pesawat gravitasi rendah NASA .

Setelah pengembangan awal, program SPHERES di ambil alih oleh karena Laboratorium Sistem Luar Angkasa MIT. Bekerja sama dengan Aurora Flight Sciences, desainnya di sempurnakan dan enam satelit siap terbang di bangun. Tiga di antaranya di kirim ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Tempat Kursus Ilmu Robotic : Sari Teknologi

Baca artikel lainnya : Pelatihan Robotik

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *