Apakah AI lebih pintar dari Manusia? – AI Autonomous

Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan) | Apakah AI lebih pintar dari Manusia? | Robot | AI Autonomous Robot | SARI Teknologi

Pengertian Artificial Intelligence

Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan adalah bukti dari pesatnya perkembangan teknologi. AI merupakan salah satu produk inovasi yang mengharuskan pembuatnya untuk menguasai Computer Science  atau ilmu komputer. Tujuan utama di buatnya AI ini yaitu untuk memudahkan manusia dalam melakukan suatu pekerjaan atau kegiatan. Contoh mudah dari AI adalah Ketika kalian menggunakan pencarian menggunakan suara pada google. Ketika kalian berbicara, bagaimana caranya dia bisa mengetahui apa yang kamu tanyakan? Yap itu lah AI, yang mengubah suara kalian menjadi teks dan bolak-balik dari teks ke audio  dan akhirnya bisa mengerti.

 

Apakah AI lebih pintar dari Manusia?

Mesin dapat memecahkan masalah dengan sangat efektif. Dengan menggunakan perangkat lunak, kita dapat melakukan analisis yang melibatkan perhitungan yang sangat kompleks berkali-kali lebih cepat daripada ahli matematika paling mahir. Akurat, ya. Cepat, pasti. Tapi apakah AI pintar? Itu tergantung bagaimana Anda mendefinisikan kecerdasan, jelas Edwin Harrell dari bisnis perangkat lunak manajemen proses bisnis digital, FLOvate.

Pemikiran konvergen vs divergen

Apakah AI lebih pintar dari manusia? Untuk menjawab pertanyaan ini, penting untuk memahami proses yang menuntun kita untuk menghasilkan ide. Pada tahun 1967, psikolog J. P. Guilford membagi pemikiran kreatif menjadi dua kategori: pemikiran konvergen dan pemikiran divergen. Perbedaan antara mereka tercakup dalam studi psikometri kecerdasan manusia.

Pemikiran konvergen, yang didefinisikan Guilford sebagai kemampuan untuk menjawab pertanyaan dengan benar, sebagian besar merupakan tampilan memori dan logika. Berpikir divergen – yaitu, kemampuan untuk menghasilkan banyak jawaban potensial dari satu masalah atau pertanyaan – menunjukkan bakat untuk rasa ingin tahu. Itu adalah kemampuan untuk berpikir “di luar kotak.” Pemikiran konvergen adalah mengingat ibu kota Korea Selatan. Pemikiran divergen di sisi lain, mencari tahu bagaimana hidup dan bekerja di Seoul tanpa mengetahui bahasa Korea.

Manusia vs mesin

Komputer umumnya mengungguli manusia untuk tugas-tugas yang melibatkan pemikiran konvergen. Berkat kapasitas memori dan kekuatan pemrosesan yang unggul, mereka dapat mengalahkan kita dalam permainan berbasis aturan (catur, Go et al) dan perhitungan yang rumit. Tetapi bagaimana dengan memecahkan sesuatu seperti kode sandi PIN enam digit? Mari kita bandingkan metode.

 

Baca Juga : Seberapa Dekat Kita Dengan Kecerdasan Buatan – AI Autonomous (sariteknologi.com)
Kursus Robotik : SARI Teknologi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *