Robot ARTA | Robot Indonesia

Robot ARTA | Robot Indonesia

Airlangga Robotic Triage Assistant (ARTA-1) adalah robot yang digunakan asisten medis untuk pasien terkena covid. Proses triase (pemilihan pasien) pada Robot ARTA – 1 terdiri dari pengukuran tanda-tanda vital serta pemeriksaan dengan anamnesis/anamnesa (tanya jawab) yang akan menentukan apakah orang tersebut terkena virus covid harus mendapatkan penanganan khusus atau tidak.

“Pengukuran kondisi vital pada pasien yang terkena covid, pada suhu, tinggi, danjuga berat badan dengan menggunakan sensor yang terintegrasi dengan papan Arduino. Lalu proses anamnesis/anamnesa (tanya jawab) dengan menggunakan tanya jawab otomatis dengan pergerakan gestur tangan,” ungkap Prisma Megantoro, S.T., M.Eng selaku dosen Teknik Elektro FTMM UNAIR.

Hasil dari proses triase, sambungnya, terbuat secara otomatis untuk merekomendasikan jenis penanganan lanjut oleh tenaga medis. Sistem instrumentasi pada  Robot ARTA berinteraksi dengan pengguna lewat beberapa sensor serta LCD untuk mengukur suhu tubuh, berat, serta tinggi badan pasien.

Sensor suhu non-kontak MLX90614 bermanfaat sebagai alat untuk mendeteksi suhu tubuh. sedangkan berat badan menggunakan sensor load cell LCS-2160. Selanjutnya, sensor VL53l1x untuk mengukur tinggi badan pengguna.

“Ada 2 saklar inframerah bertipe E18-D80NK. 1 untuk mendeteksi keberadaan pengguna dan satunya untuk mengetahui gerakan tangan pengguna ketika menjawab pertanyaan selama proses anamnesis,” ujarnya.

Pemakaian Sensor

Arduino mengendalikan Semua pembacaan sensor untuk menjalankan perintah pengguna pada aplikasi komputer.

Interaksi pengguna, proses triase(memilah pasien), dan anamnesis/anamnesa(tanya jawab), serta pembuatan laporan di lakukan oleh aplikasi komputer tersebut. Laporan medis dikirim secara otomatis ke akun email petugas medis.

Operasional Robot ARTA ini terdiri dari beberapa tahapan yang harus lalui oleh pengguna.

Pertama dengan mendapatkan identitas melalui pemindaian E-KTP-nya. Tahap ini dari data NIK, nama, tanggal lahir, dan umur. Tahap ke-2 mengecek kondisi tubuh dengan mengukur suhu, berat badan, serta tinggi badan. Sedangkan tahap ke-3 melakukan tes anamnesis/anamnesa, kemudian mengkonversi biner hasil tes tersebut. Langkah ke-4 adalah menampilkan hasil triase dan membuat dokumen, kemudian mengirimkannya ke paramedis untuk penanganan lanjut.

Sistem instrumentasi dari Robot ARTA ini perlu dianalisis, karena dapat digunakan untuk menentukan kinerja pengukuran dan pengendalian sistem. Analisis ini dilakukan untuk setiap sensor pada sistem dengan metode karakterisasi yang berbeda-beda.

“Karakterisasi sensor sensor menggunakan dua parameter, satu akurasi, dua presisi. Presisi adalah faktor yang menunjukkan seberapa konsisten suatu instrumen memberikan nilai tertentu dari beberapa pengukuran dengan standar deviasi dari setiap pengukuran,” paparnya.

akurasi

Dalam pengukuran, akurasi adalah faktor utama yang mempengaruhi performa sensor. Akurasi menunjukkan seberapa tepat suatu instrumen dalam memberikan suatu nilai tertentu terdapat dari instrumen ukur yang sudah standar.

“Perbandingan nilai standar dengan nilai uji memberikan persen kesalahan dengan batas nilai 10persen yang menunjukkan seberapa akurat pengukuran uji,” paparnya.

Perancangan sistem instrumentasi pada Robot ARTA ini memiliki performa yang cukup baik. Akurasi dan presisi dari Pengukuran suhu tubuh lebih dari 99 persen.

Pengukuran berat badan memiliki presisi pada level 86,60 persen, dan akurasi yang cukup tinggi yaitu 96,52 persen, serta menunjukkan performa yang baik dengan akurasi 98,53 persen dan presisi 94,92 persen.

Sepasang sensor jarak jauh yang berguna untuk mendeteksi gerakan tangan selama proses anamnesis menunjukkan performa yang bagus dan akurat pada jarak kurang dari 18 cm. Pertimabangan pada penggunaan sensor tersebut berdasarkan kebutuhan pemeriksaan triase(memilah pasien) yang aman, nyaman, serta tanpa sentuhan bagi orang yang terkena covid.

Kursus Robotik: sariteknologi

Categories:

No Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.